Phone 5 salah satu smartphone yang menggunakan jaringan LTE @imore
Baca selengkapnya http://www.infospesial.net/28526/evolusi-jaringan-seluler-nirkabel/ /in
Baca selengkapnya http://www.infospesial.net/28526/evolusi-jaringan-seluler-nirkabel/ /in
Phone 5 salah satu smartphone yang menggunakan jaringan LTE @imore
Baca selengkapnya http://www.infospesial.net/28526/evolusi-jaringan-seluler-nirkabel/
Baca selengkapnya http://www.infospesial.net/28526/evolusi-jaringan-seluler-nirkabel/
Karena tuntutan kebutuhan akan transfer data kian hari kian meningkat maka dibutuhkan jaringan nirkabel yang cepat pula. Berawal layangan jaringan nirkabel yang masih berupa analog (1G), sebagai generasi pertama, kini semakin menemukan inovasinya, karena sekarang layanan jaringan tersebut sudah berubah ke jaringan LTE (4G). Teknologi pengguna jaringan semakin bergerak maju pada tingkat yang menakjubkan, sehingga mau tidak mau jaringan nirkabel juga harus meningkatkan teknologinya. Bayangkan hanya dalam kurun 10 tahun terakhir, kita telah melihat evolusi layanan jaringan nirkabel yang kita gunakan setiap hari. Evolusi Layanan jaringan seluler dari generasi ke genarasi adalah sebagai berikut :
1. Generasi pertama : sistem pada generasi ini hampir
seluruhnya menggunakan sistem analog dengan kecepatan rendah dan suara adalah
objek utamanya. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile
Phone System).
2. Generasi kedua : pada generasi ini sudah menggunakan
sistem digital, kecepatan renda. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT.
3. Generasi ketiga : pada generasi ketiga sudah menggunakan
sistem digital yang mampu mentransfer dengan kecepatan tinggi (high-speed) dan
aplikasi multimedia, untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal
juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO.
4. Antara generasi kedua dan generasi ketiga, sering
disisipkan Generasi 2,5 yaitu digital, kecepatan menengah (hingga 150 Kbps).
Teknologi yang masuk kategori 2,5 G adalah layanan berbasis data seperti GPRS
(General Packet Radio Service) dan EDGE (Enhance Data rate for GSM Evolution)
pada domain GSM dan PDN (Packet Data Network) pada domain CDMA.
5. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi
dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers)
adalah "3G and beyond". Sebelum 4G, High-Speed Downlink Packet Access
(HSDPA) yang kadangkala disebut sebagai teknologi 3,5G telah dikembangkan oleh
WCDMA sama seperti EV-DO mengembangkan CDMA2000. HSDPA adalah sebuah protokol
telepon genggam yang memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile
Telecommunications System (UMTS) yang akan dapat memberikan kapasitas data yang
lebih besar (sampai 14,4 Mbit/detik arah turun). Dengan evolusi eksponensial,
ada pertumbuhan eksponensial dalam penggunaan layanan, dengan memanfaatkan
bandwidth yang besar yang tersedia di seluruh dunia. Tahun ini, kami melihat
penggunaan data di seluruh dunia melebihi 1 exabyte (1EB) dalam sebulan. 1EB
sama dengan 1 miliar gigabyte, 1.000.000.000 GB.
Karena tuntutan
kebutuhan akan transfer data kian hari kian meningkat maka dibutuhkan
jaringan nirkabel yang cepat pula. Berawal layangan jaringan nirkabel
yang masih berupa analog (1G), sebagai generasi pertama, kini semakin
menemukan inovasinya, karena sekarang layanan jaringan tersebut sudah
berubah ke jaringan LTE (4G).
Teknologi pengguna jaringan semakin bergerak maju pada tingkat yang
menakjubkan, sehingga mau tidak mau jaringan nirkabel juga harus
meningkatkan teknologinya. Bayangkan hanya dalam kurun 10 tahun
terakhir, kita telah melihat evolusi layanan jaringan nirkabel yang kita
gunakan setiap hari.
Evolusi Layanan jaringan seluler dari generasi ke genarasi adalah
sebagai berikut :
1. Generasi pertama : sistem pada generasi ini hampir seluruhnya
menggunakan sistem analog dengan kecepatan rendah dan suara adalah objek
utamanya. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile
Phone System).
2. Generasi kedua : pada generasi ini sudah menggunakan sistem digital,
kecepatan renda. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT.
3. Generasi ketiga : pada generasi ketiga sudah menggunakan sistem
digital yang mampu mentransfer dengan kecepatan tinggi (high-speed) dan
aplikasi multimedia, untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau
dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO.
4. Antara generasi kedua dan generasi ketiga, sering disisipkan Generasi
2,5 yaitu digital, kecepatan menengah (hingga 150 Kbps). Teknologi yang
masuk kategori 2,5 G adalah layanan berbasis data seperti GPRS (General
Packet Radio Service) dan EDGE (Enhance Data rate for GSM Evolution)
pada domain GSM dan PDN (Packet Data Network) pada domain CDMA.
5. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari
teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics
Engineers) adalah "3G and beyond". Sebelum 4G, High-Speed Downlink
Packet Access (HSDPA) yang kadangkala disebut sebagai teknologi 3,5G
telah dikembangkan oleh WCDMA sama seperti EV-DO mengembangkan CDMA2000.
HSDPA adalah sebuah protokol telepon genggam yang memberikan jalur
evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS)
yang akan dapat memberikan kapasitas data yang lebih besar (sampai 14,4
Mbit/detik arah turun).
Dengan evolusi eksponensial, ada pertumbuhan eksponensial dalam
penggunaan layanan, dengan memanfaatkan bandwidth yang besar yang
tersedia di seluruh dunia. Tahun ini, kami melihat penggunaan data di
seluruh dunia melebihi 1 exabyte (1EB) dalam sebulan. 1EB sama dengan 1
miliar gigabyte, 1.000.000.000 GB.
Tidaklah mengherankan jika revolusi smartphone mendorong pertumbuhan
ini, dan pada 2017, setengah dari semua perangkat mobile di dunia akan
menjadi smartphone. Di Indonesia sendiri teknologi 4G Pertama yang
diimplementasikan di Indonesia pada bulan Juni 2010 oleh operator
Firstmedia dengan merek dagang Sitra WiMAX (Worldwide Interoperability
for Microwave Access).
Baca selengkapnya http://www.infospesial.net/28526/evolusi-jaringan-seluler-nirkabel/ /infospesialcom @infospesial
Baca selengkapnya http://www.infospesial.net/28526/evolusi-jaringan-seluler-nirkabel/ /infospesialcom @infospesial
Karena tuntutan
kebutuhan akan transfer data kian hari kian meningkat maka dibutuhkan
jaringan nirkabel yang cepat pula. Berawal layangan jaringan nirkabel
yang masih berupa analog (1G), sebagai generasi pertama, kini semakin
menemukan inovasinya, karena sekarang layanan jaringan tersebut sudah
berubah ke jaringan LTE (4G).
Teknologi pengguna jaringan semakin bergerak maju pada tingkat yang
menakjubkan, sehingga mau tidak mau jaringan nirkabel juga harus
meningkatkan teknologinya. Bayangkan hanya dalam kurun 10 tahun
terakhir, kita telah melihat evolusi layanan jaringan nirkabel yang kita
gunakan setiap hari.
Evolusi Layanan jaringan seluler dari generasi ke genarasi adalah
sebagai berikut :
1. Generasi pertama : sistem pada generasi ini hampir seluruhnya
menggunakan sistem analog dengan kecepatan rendah dan suara adalah objek
utamanya. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile
Phone System).
2. Generasi kedua : pada generasi ini sudah menggunakan sistem digital,
kecepatan renda. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT.
3. Generasi ketiga : pada generasi ketiga sudah menggunakan sistem
digital yang mampu mentransfer dengan kecepatan tinggi (high-speed) dan
aplikasi multimedia, untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau
dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO.
4. Antara generasi kedua dan generasi ketiga, sering disisipkan Generasi
2,5 yaitu digital, kecepatan menengah (hingga 150 Kbps). Teknologi yang
masuk kategori 2,5 G adalah layanan berbasis data seperti GPRS (General
Packet Radio Service) dan EDGE (Enhance Data rate for GSM Evolution)
pada domain GSM dan PDN (Packet Data Network) pada domain CDMA.
5. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari
teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics
Engineers) adalah "3G and beyond". Sebelum 4G, High-Speed Downlink
Packet Access (HSDPA) yang kadangkala disebut sebagai teknologi 3,5G
telah dikembangkan oleh WCDMA sama seperti EV-DO mengembangkan CDMA2000.
HSDPA adalah sebuah protokol telepon genggam yang memberikan jalur
evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS)
yang akan dapat memberikan kapasitas data yang lebih besar (sampai 14,4
Mbit/detik arah turun).
Dengan evolusi eksponensial, ada pertumbuhan eksponensial dalam
penggunaan layanan, dengan memanfaatkan bandwidth yang besar yang
tersedia di seluruh dunia. Tahun ini, kami melihat penggunaan data di
seluruh dunia melebihi 1 exabyte (1EB) dalam sebulan. 1EB sama dengan 1
miliar gigabyte, 1.000.000.000 GB.
Tidaklah mengherankan jika revolusi smartphone mendorong pertumbuhan
ini, dan pada 2017, setengah dari semua perangkat mobile di dunia akan
menjadi smartphone. Di Indonesia sendiri teknologi 4G Pertama yang
diimplementasikan di Indonesia pada bulan Juni 2010 oleh operator
Firstmedia dengan merek dagang Sitra WiMAX (Worldwide Interoperability
for Microwave Access).
Baca selengkapnya http://www.infospesial.net/28526/evolusi-jaringan-seluler-nirkabel/ /infospesialcom @infospesial
Baca selengkapnya http://www.infospesial.net/28526/evolusi-jaringan-seluler-nirkabel/ /infospesialcom @infospesial
Phone 5 salah satu smartphone yang menggunakan jaringan LTE @imore
Baca selengkapnya http://www.infospesial.net/28526/evolusi-jaringan-seluler-nirkabel/ /infospesialcom @infospesial
Baca selengkapnya http://www.infospesial.net/28526/evolusi-jaringan-seluler-nirkabel/ /infospesialcom @infospesial
Phone 5 salah satu smartphone yang menggunakan jaringan LTE @imore
Baca selengkapnya http://www.infospesial.net/28526/evolusi-jaringan-seluler-nirkabel/ /infospesialcom @infospesial
Baca selengkapnya http://www.infospesial.net/28526/evolusi-jaringan-seluler-nirkabel/ /infospesialcom @infospesial
Tidak ada komentar:
Posting Komentar